Selasa, 01 September 2015

Dulu dan Kemarin


Dulu...
aku mengenalmu...
aku mendambamu...
aku mengharapkanmu...
aku memimpikanmu...
dan engkau menghilang bagai awan
tersapu angin yang berhembus...
tersapu sang waktu yang berlalu...

Kemarin...
aku mengenalimu...
aku memahamimu...
aku tergetar dengan langkahmu...
aku pedih dengan kisahmu...
aku terharu dengan jujurmu...
aku buka gerbang hatiku...
aku tulus dengan asaku...
yang dulu pernah terhempas...
tersapu sang waktu...

Dan...
kini getaran asa...
ternoda karena dilema hati...
terseok karena langkah tak pasti...
tersingkir karena ego bersemi...
hingga asa kembali terhempas...
mungkin juga kan kian memudar...
seiring langkah...
waktu...
juga kiasan hati...

Resahku


Malam ini...
bulan seolah enggan menampakkan sinarnya..
terselubung kabut pekat...
teriring angin malam menghempas asa...

nuansa hati ini...
pun terpaku tanpa simphony,
kau luluhkan asaku,,,
kau buyarkan bayangmu,,,

Dan entahlah...
ku tertatih karena resahku...